NEUROBIK WELLNESS INDONESIA Monograf · Kontak perusahaan

Design 2026–2036Rancangan 2026–2036

Academic roadmapPeta jalan akademik

This is an agenda, not a results report. Phases and tracks are set for a professorship portfolio and will be updated after primary data exist.Ini agenda, bukan laporan hasil. Fase dan jalur riset disusun untuk portofolio Guru Besar dan akan diperbarui setelah data primer ada.

This page is labelled as a design. Do not read it as a list of measured findings.Label halaman ini: rancangan. Jangan dibaca sebagai daftar temuan yang sudah diukur.
PhaseFaseFocusFokusMilestone
I · 2026–2027Bukti lintas usia, DT-TUG, jendela kritis kulturalSubmission Q1 sebelum Des 2027
II · 2027–2028RCT Neurobik, NIF-Scale, mekanismeInstrumen NIF-Scale selesai
III · 2028–2030NIWS pada lansia dan ekspansi populasiUji klinis NIWS
IV · 2030–2033Pusat unggulan PU-KNBISimposium internasional di Bali
V · 2033–2036Replikasi lintas budaya, warisan sekolah pemikiranKonsorsium dan adopsi health tourism

Seven research tracks (pre-data)Tujuh jalur riset (pra-data)

1–3 · EEG

Entrainment gamelan, motor imagery/SMR, EEG lapangan ritual. Instrumen lapangan: Muse 2; lab presisi: KT88-3200.

4–6 · EMG

Efisiensi squat, koordinasi gerak Legong, kopling multimodal EEG–EMG. Instrumen: Shimmer3R.

7 · Jendela kritis

Usia mulai belajar tari vs kapasitas neuromotor dewasa, independen status keaktifan menari.

Through-lineBenang merah

BDNF remains the binding biomarker. Each new study should continue the 2014–2025 evidence chain, not start a new story.BDNF tetap biomarker pengikat. Setiap studi baru harus menyambung rantai bukti 2014–2025, bukan memulai cerita baru.